MAKASSAR, Sabtu (6/12/2025) – Andre Prasetyo Tanta, Anggota Dewan Provinsi (DPRD) Sulawesi Selatan, melakukan kunjungan langsung ke masyarakat RW 5 Kelurahan Mangasa, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar, dalam rangka pengawasan penyelenggaraan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi.
Selama kunjungan tersebut, warga mengangkat masalah yang sangat meresahkan, yaitu kasus Penyakit Gangguan Jiwa (ODGJ) yang mengganggu keamanan lingkungan. Salah satu warga yang berbicara adalah Ibu Linda, seorang ibu rumah tangga, yang mengaku pernah menjadi sasaran amukan warga yang menderita ODGJ di sekitarnya.
Hadir juga Andi Salim Agung SH,CLA sebagai kuasa hukum Ibu Linda, yang menyampaikan harapan agar Pemerintah turun tangan secara konkret. "Kami berharap kejadian seperti ini tidak terulang kembali dan ada langkah nyata untuk melindungi warga, baik di Mangasa maupun secara umum di Kota Makassar," ungkapnya.
Mendengar keluhan tersebut, Andre Prasetyo Tanta memberikan tanggapan langsung dan memastikan akan menyampaikan permasalahan ini ke pihak terkait. Tujuannya adalah agar segera ditindaklanjuti, guna memastikan keamanan dan kesejahteraan masyarakat yang sejalan dengan target penyaluran APBD provinsi.
TANGGAPAN ANDRE PRASETYO TANTA (ANGGOTA DPRD SULSEL)
"Saya sangat menghargai keberanian warga RW 5 Mangasa yang mau membuka suara dan mengangkat masalah ini. Keluhan tentang kasus ODGJ yang mengganggu keamanan masyarakat adalah hal yang sangat serius dan tidak boleh diabaikan.
Selama kunjungan ini, saya telah mendengar dengan cermat semua keluhan yang diajukan, terutama dari Ibu Linda dan kuasa hukumnya. Saya memastikan bahwa keluhan ini akan saya sampaikan segera ke Dinas Kesehatan Provinsi Sulsel, Pemerintah Kota Makassar, serta instansi terkait lainnya untuk ditindaklanjuti secara cepat.
Kita perlu langkah konkret, baik dari sisi penanganan medis bagi penderita ODGJ maupun kebijakan perlindungan bagi masyarakat. APBD provinsi juga telah menyediakan alokasi untuk program kesehatan dan kesejahteraan masyarakat, sehingga kita harus memastikan alokasi tersebut digunakan secara optimal untuk memecahkan masalah seperti ini.
Saya akan terus memantau perkembangan penanganan kasus ini dan akan kembali ke masyarakat Mangasa untuk memberitahu hasilnya. Tujuan kita adalah sama sama menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi semua warga."ujarnya
#Arifin Sulsel #

