Notification

×

Iklan

Iklan

TIDAK BUTUH WAKTU LAMA, TIM RESMOB DAN JATANRAS BERHASIL TANGKAP PELAKU PEMBUNUHAN DAN PEMERKOSAAN GADIS BELIA DI TALLO

Rabu, 27 Mei 2026 | Mei 27, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-05-27T07:35:03Z



Seputar Indonesia.my.id -- MAKASSAR, 27 Mei 2026 – Aparat kepolisian bergerak cepat dan sukses mengungkap kasus kejahatan keji yang mengguncang warga Kelurahan Tallo, Kecamatan Tallo, Kota Makassar. 


Hanya dalam waktu singkat setelah penemuan jenazah seorang gadis belia di kawasan Jalan Sultan Abdullah, tim gabungan yang terdiri dari Tim Reserse Mobil (Resmob) Polda Sulawesi Selatan dan Unit Pelayanan Tindak Pidana Kekerasan (Jatanras) Polrestabes Makassar berhasil meringkus seorang laki-laki yang diduga kuat sebagai pelaku utama tindak pidana pemerkosaan dan pembunuhan tersebut.

 

Penangkapan ini menjadi jawaban cepat atas kekhawatiran masyarakat yang sempat diliputi ketakutan menyusul ditemukannya korban tewas dalam kondisi sangat mengenaskan di dalam sebuah rumah kosong pada Rabu pagi.

 

PENYELIDIKAN INTENSIF BERHASIL UNGKAP JEJAK PELAKU

 

Seperti diberitakan sebelumnya, warga sekitar dikejutkan oleh aroma tak sedap yang keluar dari bangunan kosong di Jalan Sultan Abdullah 1, RT/RW D/002. Saat diperiksa, ditemukan jenazah seorang anak perempuan berusia di bawah umur, siswi kelas 6 SD, yang terbaring tak bernyawa. Korban ditemukan dalam keadaan tanpa busana, dengan luka parah di sekujur tubuh serta kedua pergelangan tangan terpotong.

 

Menyusul laporan tersebut, kepolisian segera menurunkan tim ahli untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengumpulkan barang bukti, serta menelusuri jejak dan rekaman kamera pengawas di sekitar lokasi. Berbekal data forensik, keterangan saksi, serta informasi yang berkembang di masyarakat, tim penyidik langsung memetakan dan mempersempit dugaan terhadap sosok yang diduga terlibat.

 

Kecepatan dan ketelitian penyidik membuahkan hasil manis. Dalam waktu yang tidak lama setelah jenazah ditemukan dan dievakuasi, tim Resmob Polda Sulsel bersama personel Jatanras Polrestabes Makassar berhasil mengidentifikasi keberadaan tersangka dan segera bergerak melakukan pengejaran.

 

PENANGKAPAN BERHASIL DILAKUKAN, TERSANGKA DIBAWA KE TEMPAT AMAN

 

Kepala Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Makassar, atau perwakilan dari Polda Sulsel, membenarkan penangkapan tersebut. Dalam keterangannya, pihaknya menyatakan bahwa penangkapan dilakukan dengan aman dan terkendali, tanpa ada perlawanan berarti dari pihak tersangka.

 

"Kami turunkan tim terbaik, gabungan Resmob dan Jatanras, begitu perintah keluar. Berkat kerja keras dan sinergi antaranggota, kami berhasil meringkus pelaku yang sangat kami duga kuat terlibat langsung dalam peristiwa kejahatan keji ini. Tidak butuh waktu lama, kami segera dapatkan sasaran dan amankan," ungkap perwakilan kepolisian di lokasi.

 

Saat ditangkap, tersangka laki-laki tersebut langsung diamankan dan dibawa ke kantor kepolisian guna menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut. Berdasarkan hasil pengecekan awal dan keterangan saksi, tersangka diketahui merupakan warga sekitar lokasi kejadian, sehingga sangat hafal dengan kondisi lingkungan termasuk keberadaan rumah kosong yang dijadikan tempat melakukan aksinya.

 

Pihak kepolisian juga mengamankan sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan peristiwa tersebut, namun untuk saat ini jenis barang bukti belum dapat diumumkan secara rinci menunggu proses verifikasi laboratorium forensik.

 

DIDUGA LAKUKAN PEMERKOSAAN DAN PEMBUNUHAN BERENCANA

 

Berdasarkan kondisi jenazah korban yang ditemukan tanpa busana serta terdapat luka kekerasan di bagian vital tubuh, penyidik sangat yakin bahwa motif pelaku bermula dari nafsu bejat yang kemudian dilanjutkan dengan tindakan pembunuhan agar perbuatannya tidak diketahui.

 

Pelaku diduga membawa korban masuk ke dalam rumah kosong yang sepi dan gelap, lalu melakukan tindak pidana kekerasan seksual. Diduga karena korban melawan atau berteriak, pelaku menjadi panik dan bertindak lebih kejam hingga merenggut nyawa korban, bahkan memutilasi bagian tubuh korban demi menghilangkan jejak atau karena kejamnya perlakuan.

 

"Perbuatan ini sangat kejam, biadab, dan bertentangan dengan norma kemanusiaan. Korban masih anak-anak, masih sangat kecil, masa depannya masih panjang. Namun pelaku tega berbuat demikian. Kami pastikan proses hukum akan dijalankan seberat-beratnya tanpa ada toleransi sedikit pun," tegas pihak kepolisian.

 

Tersangka kini terancam dijerat dengan pasal berlapis, mulai dari tindak pidana kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur, pembunuhan berencana, hingga penganiayaan berat yang mematikan, dengan ancaman hukuman penjara seumur hidup hingga hukuman mati sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.

 

WARGA LEGA DAN MENDUKUNG KERJA CEPAT POLISI

 

Berita tertangkapnya pelaku ini sontak menyebar cepat ke seluruh penjuru lingkungan Kelurahan Tallo dan sekitarnya. Warga yang sebelumnya merasa takut, was-was, dan marah, kini menghela napas lega. Apresiasi dan pujian pun mengalir deras kepada pihak kepolisian yang dinilai bekerja sangat cepat dan tanggap dalam menangani kasus ini.

 

"Syukurlah, alhamdulillah polisi cepat sekali kerjanya. Kami lega sekali, rasanya aman kembali di sini. Semoga pelaku dihukum seberat-beratnya, jangan diberi ampun sedikit pun, karena apa yang dia lakukan itu tidak manusiawi," ujar salah satu warga yang ditemui di lokasi.

 

Pihak kepolisian berjanji proses penyidikan akan terus diperdalam, termasuk mengungkap kronologi lengkap kejadian, apakah pelaku bertindak sendiri atau ada keterlibatan pihak lain, serta memastikan seluruh barang bukti lengkap agar di persidangan nanti kasus ini terbukti sempurna dan pelaku mendapatkan hukuman yang setimpal.

 

Sampai berita ini diturunkan, tersangka masih menjalani pemeriksaan intensif di kantor kepolisian guna menggali seluruh fakta dan kebenaran di balik peristiwa nahas yang merenggut nyawa gadis belia tersebut.

 

Redaksi By Tim

×
Berita Terbaru Update